birokrasi terlalu berbelit-belit

hmm..tenyata, birokrasi sangat berbelit-belit. pantas saja banyak masyarakat yang memilih berkerjasama dengan calo walaupun membayar dengan biaya yang mahal daripada mengikuti prosedur yang panjang dan berbelit-belit.

studi ekskursi. sebuah program dari jurusan Rehabilitasi Sosial STKS Bandung. saat ini masih tahap persiapan tetapi waktu yang digunakan sudah 4 minggu dan belum ada pergerakan yang pasti. hambatan utamanya adalah sub sistem-sub sistem yang terlibat dalam kegiatan itu. (yaa, maaf kalo ada yang tersinggung)…

belajar tentang demokrasi. yang saya tahu tentang demokrasi adalah setiap orang punya hak untuk mengemukakan pendapatnya. Selalu dikatakan bahwa Indonesia sedang belajar berDemokrasi. memang, di pemilihan-pemilihan pemimpin yang terjadi saat ini, demokrasi sudah berjalan. namun masih ada beberapa kegiatan yang dikatakan kita berdemokrasi, namun kenyataannya jiwa-jiwa Soeharto nya masih ada. Jiwa “nenek”nya masih dipelihara.

bukan sesuatu yang mudah berhadapan dengan mereka yang 100% masih “berteman” dengan Soeharto.

saya hanya ingin berbagi dengan teman-teman yang membaca tulisan ini. bahwa, kegiata studi ekskursi memang menyita banyak tenaga dan pikiran. Pemilihan lokasi tujuan dua kali..setelah ada lokasi yang akhirnya dipilih dengan suara terbanyak, muncul lagi berbagai perbincangan. muncul doktrin-doktrin yang membuat telinga saya sedikit panas. birokrasi yang berbelit-belit.

saya jadi kepikiran, bagaimana kalau studi ekskursi ini jadi program mahasiswa aja, bukan dari jurusan??!!!!

Advertisements

Apa Aja Boleeeeeehhhh…!!!!

Sebenarnya, hari ini saya tidak ada rencana untuk berbagi tentang apapun. Hanya ingin berceloteh aja.

Belakangan, banyak hal yang terjadi seperti diluar control saya. Semuanya berjalan begitu saja. Seperti misalnya, berkenalan dengan seseorang yang bisa membantu saya mewarnai kanvas kehidupan. Tidak jauh berbeda dengan k’ reni.  selain itu, k’ reni yang tadinya masih punya waktu untuk menemani saya, kini tidak lagi. (yaah, begitulah kehidupan, sob)… tugas – tugas yang berbahasa Inggris. Hanya dua, tetapi untuk membacanya, saya masih belum bisa memunculkan mood. Jadilah tugas itu, selesai dengan asal saja. (bukan sesuatu yang patut ditiru, malah harus diberantas.).
Selain itu, ditunjuk menjadi ketua panitia penyelenggara kegiatan Studi Ekskursi 2011 yang untuk menentukan lokasi yang akan kami kunjungi memakan waktu yang cukup lama. Membuat saya sempat merasa down dan tidak percaya bahwa begitu banyak hal yang harus saya lakukan dan pertanggungjawabkan. Hal ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Selalu ada pihak yang pro dan kontra. Bukan hal yang mudah untuk menyamakan persepsi orang. Bukan hal yang mudah menghadapi birokrasi. Bukan hal yang mudah ketika kita harus menjadi penengah dalam suatu perselisihan dan bukan sesuatu yang mudah jika kita harus memimpin sebuah kelompok. Banyak hal yang akan saya dapatkan dari kegiatan ini. Bukan cuma mendapatkan ilmu tambahan, tetapi juga mendapatkan pengalaman memimpin kelompok besar dan melakukan manajemen diri dan kelompok. Memang saat ini, sekarang, saya bisa mengucapkan semua itu dengan mudah dan menuliskannya. Tetapi, untuk melewatinya, tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Saya ingin berterima kasih kepada seseorang yang sudah memberikan dukungan penuh untuk kegiatan ini dan khususnya kepada saya. Saya sempat merasa bersalah ketika terjadi konflik diawal penentuan lokasi tujuan. Saya belum sempat meminta maaf. Jika beliau membaca tulisan ini, saya ingin meminta maaf kepada beliau karena saya sudah merepotkan beliau dan menyita banyak waktunya di hari itu. Dan saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada beliau karena beliau telah mau mendengar pendapat saya, memberikan dukungan, motivasi, cerita, mendengarkan curhatan saya, menemani saya menangis, dan yang paling paling adalah ketika saya mengungkapkan kemarahan saya kepada beliau.
Perjalanan ini masih panjang. Bukan hanya sampai pada penentuan lokasi dan eksursi pun berjalan tetapi masih banyak rintangan yang siap menghadang dan menggoyahkan perahu ini.